Antara Gajah dan Resolusi Tahun Baru


Tahun demi tahun begitu cepat berganti. Ia berlalu begitu saja. Rasanya baru kemarin, aku masih disuapi oleh ibuku dan masih bermain-main bersama teman-temanku. Ketika sore tiba teman-temanku memanggilku untuk bergabung bersama mereka berlarian bertualang dalam cerianya masa kecil. Kami akan keluar menyambut hujan dengan bahagia dan penuh canda tawa. Semakin deras hujan, semakin senang kami. Kami pun berlari, berlompat-lompatan dengan kegirangan.


Bermain-main dengan berbagai macam permainan yang kini masih begitu terasa dan berkesan. Jika diizinkan, ingin rasanya aku kembali ke masa itu. Di saat itulah ku rasakan kebebasan yang sebenarnya. Di masa itu hanya adzan maghriblah yang memisahkan kami untuk segera pulang. Rasanya juga baru kemarin aku masih bersama saudara-saudaraku seatap dalam hangatnya keluarga. Namun kini semua telah berlalu, semua hanya tinggal kenangan. Aku benar-benar ingin merasakan indahnya masa itu meskipun ku sadar bahwa itu tak mungkin.

sumber gambar : 321happynewyear

Bicara mengenai resolusi, aku tak ingin terlalu lebih jauh membahas lebih dalam. Masih ada tulisan-tulisan yang merupakan goal atau target dalam hidupku yang masih belum tercapai.Tulisan-tulisan ini masih tersusun rapi dalam sebuah kertas besar dan juga tersimpan di memori. Meskipun mereka bersorak gembira merayakan tahun baru, namun aku sebaliknya. Ada rasa sedih ketika menginjak tahun baru. Di tahun baru inilah sisa umurku berkurang.


Ada sebuah pertanyaan menarik yang perlu kita simak bersama. Pertanyaan ini berbunyi sebagai berikut : bagaimana cara kita memakan seekor gajah ? Adakah cara yang terbaik bagi kita untuk memakan binatang besar ini. Apa mungkin atau mustahil ? Coba sejenak renungkan dan pikirkan. Mungkin ada di antara teman-teman yang ingin memakan gajah dengan menembaknya dulu. Ada juga yang dengan memanahnya. Ada juga yang berpikiran dengan memotongnya langsung dengan pedang panjang dan bahkan ada juga yang dengan cara mengebomnya.


Pendapat teman-teman tentu saja bukannya tidak salah dan bukan juga tidak atau kurang tepat. Namun cara terbaik untuk memakan seekor gajah yang berukuran besar ini adalah dengan memotongnya bagian-bagian dari gajah menjadi potongan-potongan kecil.

Bagaimana Cara Memakan Gajah Besar ?

 



Ini berkaitan dengan goal yang menjadi resolusi kita. Sama seperti untuk meraih goal yang besar, kita juga mesti membaginya menjadi bagian-bagian kecil yang mesti kita lakukan langkah demi langkah. Kita bisa menuliskan goal-goal kecil atau target-target kecil yang spesifik namun cukup logis untuk dicapai. Perlahan-lahan dan satu per satu goal-goal bisa teratasi hingga meraih dan menaklukkan goal yang lebih besar. Goal yang besar inilah yang diibaratkan dengan seekor gajah besar.


Dari cerita ini kita bisa menyimpulkan eratnya kaitan antara gajah dengan resolusi yang kita tuliskan.Di sini aku berharap teman-teman semua bisa menuliskan goal-goal yang akan dicapai hingga tujuannya bisa tercapai. Memang terkadang impian tak sejalan dengan harapan, karena jalan tak selalu lurus dan mulus. Apapun tujuan dan impianmu, aku percaya sahabat semua di sini adalah orang hebat. Semoga harapan yang diimpikan bisa tercapai.

Mau terus dapat informasi terbaru dari aku ? Subscribe Blog Ini yahh.. :

10 Responses to "Antara Gajah dan Resolusi Tahun Baru"

  1. Sangat menginspirasi, mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kita saling berbagi & bercerita ya.. ^_^

      Delete
  2. Replies
    1. smoga impian k Wid bisa tercapai.. ^_^

      Delete
  3. Menginspirasi banget, mas.
    Semoga semua harapan qt semua bsa tercapai. Aamiin Allahumma Aamiin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin.. semoga dimudahkan jalannya menuju impiannya..

      Delete