Siramilah Hatiku yang Semakin Gersang



Malam ini entah mengapa setiap hentakan gejolak di hati kurasa tak menentu.
Kawanan awan yang berlarian seakan-akan mengingatkanku pada masa-masaku dipangku
Tanpa kehadiranmu di sini, hati ini serasa tandus. 
Tersadar kini aku ditawan rindu padamu Ibu..
Terketuk hatiku oleh bayangmu…
Ibu maafkan aku jika selama ini hanya menjadi debu di matamu.




Ibu.. siramilah hatiku yang semakin gersang.
Dengan belaian senda gurau dan kasihmu..
Ku rindu di sisimu yang selalu menerangi hatiku..
Ibu.. melalui tinta ku torehkan rindu.
Berharap dengan kata-kata yang tercipta, rindu ini perlahan memudar
Juga dengan kesedihanku yang mendera ku harap perlahan sirna
Ibu ku tahu dirimu di sana menanti
Untuk segala jasa dan kasihmu, terima kasih Ibu..

Mau terus dapat informasi terbaru dari aku ? Subscribe Blog Ini yahh.. :

9 Responses to "Siramilah Hatiku yang Semakin Gersang"

  1. Rindu Ibu... :'(
    Walaupun sekarang sedang di kamar sebelah :D

    Nice puisi ibu mas Tampan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi ibunya satu rumah donk,, hehee... :D

      Delete
  2. Baru baca larik pertama, saya sudah langsung hanyut tenggelam.
    Dalem banget. :')

    Terima kasih untuk para ibu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya betul,, begitu banyaknya jasa Ibu dalam hidup kita

      Delete
  3. Jadi ingat yang entah perkataan siapa "Cinta pertama untuk seorang laki-laki adalah Ibunya, sementara untuk seorang istri dia akan mendapat hak yang sama dari anak laki2nya kelak. Ibu is first

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah,, nice reminder untuk saya & teman-teman bro Irman :)

      Delete
  4. Ibuuu... 2 tahun sudah aku jauh darimu. ingin pulang memelukmu kuat kuat:(

    ReplyDelete
  5. Semoga yang masih mempunyai Ibu tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk berbakti kepada orangtua.

    ReplyDelete